Pages

Tuesday, November 18, 2008

GoKillz Award

Duhhh aku dapet Pe Er lagi nich, dari Unieq
PR nya soal gokil-gokilan pula.... trus akunya udah rada2 lupa ingatan, jadi mikir dulu kelakuan gokil apa yang pernah aku lakukan. Setelah sekuat tenaga mengingat-ingat, akhirnya ketemu juga kelakuan gokilnya hehehe sengihnampakgigi Yuuuuu mulaiii ...
  1. Waktu masih kecil pernah lompat dari pager tembok tinggi sampe kakinya terkilir, waktu itu lagi berlagak jadi pahlawan, niru adegan film kartun Voltus 5.adus

  2. Waktu SD pernah jalan kaki dari pasar minggu ke rumah yang jaraknya kurang lebih 7 Km karna kehabisan ongkos gara2 dibela-belain beli sepatu idaman.rindu

  3. Waktu SMP pernah naek angkot gak pake bayar, turun aja pura2 lupa. Gak punya ongkos soalnya. sengihnampakgigi

  4. Waktu SMA pernah di ojok2in temen untuk mbolos pelajaran matematika, waktu itu keluar dari sekolah lewat bak sampah yg letaknya persis di belakang kelasku, aihhh untung sampahnya udah pada dibakar, tapi tetep aja bau asep.jelir

  5. Waktu abis putusan ama pacar, nekat ke Ancol sendirian. Mau ngapain neng? Terjun kelaut? Wakakaka... najong deh! Sekarang mah ogah jalan ke ancol sendirian, takut ketemu si manis jembatan ancol. ihikhik

Daahhhh tuch selese juga deh PR nya...legaaaaaa.... so, dapet ponten berapa nih aye? trus, siapa lagi yang mau ngerjain nih PR ??.....

Monday, November 17, 2008

Pameran komputer Indocomtech

Sabtu kemarin aku ngajak anak2 ke pameran komputer Indocomtech di JCC - Senayan.

Sekedar liat2 perkembangan komputer dan gadget kan lumayan tuh buat compare harga siapa tau nanti bisa kebeli laptop idaman... cieee (laptop idamannya Acer Ferrari sih, ngimpi kali yeee) hahahaa

Disana juga ada pameran buku juga, so sekali kayuh dua pulau terlampaui... aku liat komputer, Alma liat2 buku... hehehe

Pas lagi ngelongok booth Toshiba, eh ternyata ada Luna Maya! yang lagi promosi produk Toshiba. Lha iyalahhh doi kan Brand Abassadornya Toshiba.

Trus kita mampir ke booth nya IM2 disitu di sediain laptop buat nyobain internet pake IM2 hahaha kesempatan tak disia2kan, aku pake aja buat buka Plurk... trus nge-plurk gratis disitu hahahaha.... dasar sotoy!

Alma lagi nyobain pake IM2

Zita lagi nunggu kakaknya nyobain IM2

and then, jalan2 lagi keliling JCC eh ketemu booth Telkom Speedy, lagi2 pake ilmu kudu... kudu mampir dan cobain... kali ini komputernya pake yang PC dengan flat monitor, jadi mirip warnet... tapi warnet gretong! orang2 yang kerajingan internet kayak aku langsung mempergunakan kesempatan ini untuk buka2 situs, ada juga yang buka facebook, friendster, dan lain2 haahaha... aku sih tadinya pingin blogging dari situ, tapi malu diliatin orang2... jadinya aku tawarin Alma aja untuk nyobain browsing pake Speedy.

Puas nyobain internet gretongan, kali ini tujuan akhirnya yaitu liat pameran buku. Banyak juga buku2 impor yang dijual dengan potongan harga yang menarik. Alma seneng banget baca2 buku disana Zita juga...dia seneng liat buku besar bergambar binatang yang lucu2.

Kelar deh acara liat2 komputer dan buku di JCC Senayan. Aku senang, Alma & Zita juga senang.

Friday, November 14, 2008

See no evil, hear no evil, speak no evil

"See no evil, hear no evil, speak no evil" is a common phrase, usually used to describe someone who doesn't want to be involved in a situation.
But where did the saying originate?


Unfortunately, no one knows for sure how it evolved. Because the saying is typically associated with three monkeys one covering his eyes,one covering his ears,and the other covering his mouth it is believed that the saying may have its origin in a 17th century temple in Japan.

The Nikko Toshogo Shrine, also known as the Sacred Stable, in Japan has a carving of three wise monkeys. Many scholars believe the monkeys were carved as a visual representation of the religious principle, "If we do not hear, see, or speak evil, we ourselves shall be spared all evil."
Others believe that the saying originated from a Japanese play on words.

"See no evil, hear no evil, speak no evil," translated into Japanese is, "mizaru, kikazaru, iwazaru." The Japanese word for monkey is "saru", and sounds very similar to the verb-ending "zaru". It is easy to see how the saying may have originated from a fun play on words. The only problem with this explanation is that the three wise monkeys aren't originally from Japan.
In the eighth century A.D. a Buddhist monk from China introduced the three wise monkeys to Japan. They were associated with a fearsome blue-faced deity called
Vadjra. It is believed that the monkeys' gestures were a representation of a command of the deity to "see no evil, hear no evil, speak no evil."

Just as there is disagreement about the origin of the phrase, there are differing explanations of the meaning of
"see no evil, hear no evil, speak no evil." Some contend that it is a proverb reminding us not to be so snoopy, so nosy, and so gossipy. Others say that it is a warning to stay away from places where immoral acts are taking place. Whatever the origin and meaning of "see no evil, hear no evil, speak no evil," it is one of the most visual phrases in existence. It's impossible to hear it spoken without thinking of three wise, but very cute, little monkeys.

Powered By Blogger